Banyak yang bilang melihara kura-kura itu gampang. Asal tempatnya bersih dan dikasih makan secukupnya, kura-kura bisa bertahan. Tapi, kura-kura yang gue dan ade gue pelihara selalu aja mati. Padahal udah gue cuci baknya setiap hari dan gue kasih makan cukup. Kalo kura-kura ade gue sih emang terlantar, tapi yang aneh selalu kura gue mati duluan sebelum kura ade gue. Setelah kematian 2 kura-kura gue dan disusul 1 kura-kura ade gue, sekarang tinggal 1 yang bertahan, sakit. Tapi ade gue ga peduli. Malah gue yang sibuk browsing dan cari solusi.Tapi penyakit kura-kura ade gue ini aneh. Di tangan kakinya ada bercak-bercak kuning dan kayak melepuh. Dan yang anehnya dia yang biasanya bandel, suka menindih kura-kura lain dan sok berkuasa itu jadi anteng dan malu-malu buat makan. Padahal biasanya tangan gue di caplok karena halangin dia merebut makanan kura gue. ckckck.
Hasil browsing:
PenyakitBagaimana mencegah penyakit
Kebanyakan penyakit yang timbul disebabkan oleh kwalitas airnya yang buruk, kurang pencahayaan yang cukup untuk berjemur dan gizi yang kurang baik.
Kapan anda patut mecurigai adanya penyakit?
• Mata bengkak. Kura-kura terus menutup matanya.
• Tidak mau makan
• Perubahan prilaku
• Pernafasaan yang tidak normal atau pilek
• Perubahan warna atau bercak putih pada tempurungnya
• Diare
Kebanyakan penyakit yang timbul disebabkan oleh kwalitas airnya yang buruk, kurang pencahayaan yang cukup untuk berjemur dan gizi yang kurang baik.
Kapan anda patut mecurigai adanya penyakit?
• Mata bengkak. Kura-kura terus menutup matanya.
• Tidak mau makan
• Perubahan prilaku
• Pernafasaan yang tidak normal atau pilek
• Perubahan warna atau bercak putih pada tempurungnya
• Diare
Apa yang sebaiknya anda kerjakan jika terserang penyakit
• Naikan suhu ke 23 sampai 30°C
• Jaga airnya untuk tetap bersih
• Terus memberi bermacam makanan ke kura-kura
• Perhatikan adanya kotoran yang tidak biasa
Penyakit lainnya:
Penyakit mataJika kura-kura anda selalu menutup matanya, membengkak dan akhirnya tidak mau makan. Kemungkinan terjadi infeksi mata. Infeksi ini disebabkan karena air yang kotor atau kekurangan vitamin A. Gantilah airnya lebih sering. Naikan suhu ke 23 sampai 30°C. Nyalakan terus lampu jemurnya. Anda dapat membersihkan matanya dengan air distilasi dan larutan boric acid atau air dengan garam atau standard sulfamethiazine. Lakukan pada pagi dan malam hari. Anda dapat menggunakan cotton-bud untuk mengolesi larutanya. Coba buka kelopak matanya supaya larutannya bisa masuk ke dalam matanya. Beri kura-kura anda suplemen vitamin secara rutin. Anda bisa mendapatkan suplemen ini di toko-toko. Jika anda tidak melihat adanya kemajuan pada kondisi kura-kuranya dalam jangka waktu 5 hari, bawalah segera ke dokter.
Infeksi pernafasan
Gejala: hidung meler, mulutnya tidak benar-benar tertutup rapat atau berbunyi, berenangnya miring ke satu sisinya, lesu dan tidak mau makan.
Yang perlu dilakukan: Jika infeksi pernafasannya masih dalam tahap ringan, ikuti pedoman ini, jika sudah parah bawalah ke dokter segera. Tutup ruangan dengan rapat untuk menghindari kotoran udara. Jaga airnya untuk tetap hangat, inilah faktor yang paling penting untuk kura-kura untuk dapat memerangi infeksi ini. Jika anda memiliki lebih dari satu kura-kura, pisahkan yang sakit dari yang lainnya, karena infeksi ini menular. Jika kondisinya tidak membaik dalam lima hari, bawalah segera ke dokter.
Infeksi jamur tempurung
Jika kura-kura seperti memiliki lapisan putih pada tempurungnya, anda bisa mencurigai infeksi jamur. Jika infeksinya belum parah, anda dapat mengikuti pedoman dibawah ini, jika sudah parah bawalah ke dokter. Untuk mengatasi infeksi jamur yang belum parah, mandikan kura-kura dengan air garam selama 30 menit setiap hari. Anda akan melihatnya perubahannya dalam dua hari dan akan sembuh dalam 10 hari. Jika anda tidak melihat perubahan dalam seminggu, bawalah ke dokter.
Tempurung lunak
Tempurung lunak dan terlihat bercak putih. Kondisi yang serius ini yang disebabkan oleh kekurangan kalsium dan kurangnya sinar berspektrum penuh. Meskipun anda memberi kura-kura anda makanan yang kaya dengan kalsium seperti tulang sotong atau suplemen kalsium, kura-kura tidak akan dapat memproses kalsiumnya dengan baik jika tidak ada sinar berspektrum penuh. Jika anda telah memiliki lampu berspektrum penuh, tambahkan waktu jemurnya. Jika lunaknya sudah parah atau tidak ada kemajuan, bawalah segera ke dokter.
Sembelit
Penyebab sembelit (susah buang air besar) adalah pada makanannya. Ini sangat mudah dilihat. Jika anda perhatikan waktu anda kasih makan dan kura-kura anda tidak buang air besar, kemungkinan kura-kura anda sembelit. Seringnya buang air besar terngantung pada seringnya anda memberi makan dan jenis makanan yang dimakan. Sebagai peraturan umumnya, jika anda melihat kura-kura anda menendang-nendang ekornya dengan kaki belakangnya dan tidak ada gerakan perutnya beberapa saat, anda dapat menebak adanya sembelit. Taruhlah kura-kura di wadah dengan air yang lebih hangat daripada air yang ada di aquariumnya. Suhu yang lebih hangat akan mempengaruhi gerakan proses perutnya. Jika tidak terjadi apa-apa, maka tunggulah 5 jam lalu cobalah sekali lagi. Variasikan makanannya, jangan memberi makan yang selalu sama setiap kali.
Untuk info lebih lanjut, lihat http://www.reptilx.com/2008/07/18/tips-pemeliharaan-kura-kura-brazil/ dan http://terangkum.wordpress.com/2007/12/10/perawatan-kura-kura-brazil/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar